Seperti apa yang Kau kata, Sayang

Beloved ABNORMAL friend -RURART-

Beloved ABNORMAL friend
-RURART-

Terima kasih atas segalanya, pelajaran yang entah tentang apa. Penilaian yang mungkin tak nyata. Bahkan status baru yang cukup membuat bibirku menganga tertawa. Sekali lagi terima kasih. Tulisan ini memang tiada arti, bahkan berasa ngeri. Hanya sekedar opini, tapi takkan membuatmu iri. Terima kasih atas segalanya, Sayang.

Aku tak tahu siapa aku, tak pernah tahu siapa bidadari atau bidadara penyemangatku. Bagiku, menemukan makhluk Tuhan seabstrak dirimu adalah surga dunia bagiku. Kukira dunia terlalu luas, membedakan manusia abstrak dalam dimensi kenormalan. Tangan ini tak berhenti berkarya, mulut ini tak berhenti beropini, jangan bungkam aku, Sayang !

Sadari, Sayang ! Duniaku diambang batas kenormalan bahkan dalam kondisi kritis hampir bersemayam di sebuah ruang bernama “kamar mayat”, masih maukah dirimu berjalan segaris denganku ? Menikmati segala asumsi publik tentang kita ? Mencintai hal yang menurut kita perlu dicintai tanpa ada rasa geli ? Atau membodohi dunia normal manusia lainnya dengan tingkah abnormal kita ? Aku setia padamu, Sayang. Sampai kapanpun, diriku tetaplah diriku. Maafkan aku bila makhluk ini tak seindah pikirmu. Kumohon temani diriku, sampai akhir perjumpaan manis ini. Aku melindungimu, dan kau menjagaku. Seperti apa yang Kau kata, Sayang ! hwpArt~ 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s