Sebuah Rasa Sebuah Kata

seragam coklat ini masih kukenakan dengan bangga
dirimu lakukan yang sama,

dari bilik pintu kamar mandi sekolah
terlihat seonggok daging bernyawa,
indah bentuknya ciptaan Tuhan.
siapa dia ?

manusiawi,
malu, dan gengsi
ku palingkan pandangan
dengan sudut kerlingan mata tetap melirikmu

dan dirimu ?
melihatku ? memangdangku ? melirikku ?
entahlah, Tuhan yang tahu semua.

ini hanyalah sebuah rasa gila,
yang terungkap dalam kata yang tak bermakna.

Smansa- 04 April 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s