FALSAFAH “PANGASTUTI”

Pangastuti merupakan istilah bahasa Jawa yang cukup sering diperdengarkan, khususnya dalam wejangan- wejangan cerita wayang atau ajaran luhur. Bahkan dalam satu kalimat Suradirajayaningrat lebur dening Pangastuti pun dijadikan falsafah pengajaran bagi beberapa perguruan ataupun paguyuban berbasis Jawa, yang kurang lebihnya memberikan arti : bahwa angkara murka akan dapat dikalahkan oleh kebajikan, keberanian, kedigdayaan dan kekuasaan dapat dikalahkan dengan panembah. Segala sifat angkara, lebur dengan kesabaran dan kelembutan. Ini sangat membanggakan bahwa slogan- slogan berbahasa Jawa, Jawa kuno atau bahasa Kawi tak akan lekang oleh jaman.

Pangastuti secara harafiah berarti sujud. Sujud mengandung makna ibadah, maka setiap perilaku hidup ini mestinya selalu diupayakan dalam kontek ibadah, atau Liilahita’alla. Semua karena Allah semata. Dan ini yang akan menjadikan kita bersifat ikhlas, sepi ing pamrih rame ing gawe.

Sujud juga memberikan makna kerendahan hati (andhap asor) dan kesetaraan hidup. Maka memahami hal ini merupakan petunjuk untuk dapat bersikap rendah hati, toleran dan kasih sayang kepada setiap makhluk Allah. Demikian tingginya nilai- nilai yang terkandung dalam makna “Pangastuti”.

Falsafah Pangastuti dalam pendidikan sebuah sanggar diterangkan sebagai berikut:

PANGASTUTI:

Pamujia maring welas asihing Gusti, wujudipun welas asih mong tinemong tumraping sedayaning titah.
Ngastiti ati- ati sinatriya ing budi.
Tumuruta maring pangerten urip.
Tindak tutura kang asih, sepi ing pamrih rame ing gawe.

Advertisements

2 thoughts on “FALSAFAH “PANGASTUTI”

  1. Pingback: Pena Hitam | Sukma Pangastuti

  2. Pingback: Sukma Pangastuti | Sukma Pangastuti

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s