Telanjang Memalukan

Aku membenci siang yang terasa panjang
Mengutuk diriku yang jalang
Raja siang yang garang
Gagah menantang walau telanjang

Aku menyayangkan keangkuhan bulan
Ketika malam datang, kerap dipertontonkan
Dirinya mengundang gelak tawa kelucuan
Tak sadar dia telah dipermalukan

Raja siang yang gagah menantang
Menelanjangiku sepanjang siang
Tak peduli sejalang apa diriku
Dia tetap mengutukku

Rembulan indah dipermalukan
Memberi tawa memalukan
Menghiburku yang mengenaskan
Hingga habisnya, malam berganti siang penuh siksaan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s