Perempuanku, Negriku

“Kalau perempuan itu baik, maka jayalah negara. Tetapi kalau perempuan itu buruk, maka runtuhlah negara”
― Ir. Soekarno

Teringat bulan Maret, ada satu tanggal yang paling saya tunggu. Hari Perempuan Internasional, jatuh pada tanggal 08 Maret lalu. Tulisan ini memang sedikit terlambat untuk menyambut “hari saya” yang telah 3 hari beralalu.

Perempuan, saya teringat pada sebuah buku yang saya beli sekitar setengah tahun lalu. Buku hasil tulisan presiden pertama Indonesia. Buku berjudul “Sarinah” Kewajiban Wanita Dalam Perjuangan Republik Indonesia. Buku yang belum selesai saya baca, memuat banyak sekali ilmu dari sang penulis. Mengenai matriarchat, patriarchat, hukum keibuan, marga keibuan, tugas seorang wanita, dan masih banyak lagi. Mengenai kewajiban perempuan yang turut dalam perjuangan kemerdekaan RI dan dorongan perempuan kuat untuk para lelaki perkasa.

Ada lagu dimana liriknya perempuan racun dunia. Ada kalimat apik Soekarno seperti di atas. Sebenarnya mana yang benar? Perempuan sebagai tiang negeri. Aku menopang keluargaku kelak, aku sanggup mengurusnya. Lalu, racun dunia. Iya, aku akan meracuni seluruh dunia dengan racun indahku. Meracuni segala hal buruk menjadi penawarnya, dan menjadi hal baik. Ibuku sosok perempuan kuat, beliau menjadi soko guru perekonomian keluargaku. Beliau tak pernah menangis sekalipun hatinya sesak karena sakit. Beliau tak pernah mengaduh sekalipun sering terjatuh. Perempuan seperti inilah yang Soekarno maksud sebagai perumpamaan negeri. Semakin kuat perempuan dibalik lelaki, maka semakin tangguh benteng lelaki. Namun, semakin rusak perempuan niscaya tak lagi ada imam yang dapat amanah. Bila lelaki dapat jatuh karena perempuan, berarti bukan perempuan baik budinya, tapi buruk moralnya.

Maka, jaga baik ibumu, adik perempuanmu, kakak perempuanmu, nenekmu, tetanggamu, dan seluruh keluargamu. Karena mereka dapat menghantarkan banyak sekali penerus bangsa berkualitas. Karena bibit baru berkualitas tentu berasal dari induk yang berkualitas.

Perempuan dalam perjuangan. Negeriku untuk seluruh perempuanku. Harkatku, nilai perempuan seluruhnya. Perempuan bukan makhluk sembarangan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s