Tangan Jahil Tuhan

“do not pray for an easy life, pray for the strength to endure a difficult one.” – Bruce Lee

Ketika segalanya berubah saat Tuhan memainkan tangan jahilNya. Apa yang kamu lakukan? Ketika dosa memainkan segala harapan dan merusak semua kebangganmu. Apa yang kamu lakukan? Saat dunia seakan memberontak jika kakimu menginjak permukaannya. Apa yang kamu perbuat? Ada saat di mana kau berdiri berdampingan dengan mereka yang kau sayang, dan ternyata mereka berpaling. Apa tindakanmu? Ketika tiada lagi hari untukmu bersujud. Sudikah kamu menatap langit dan berbaring menghadapNya yang berada di atasmu seakan mengejek dan menertawakanmu? Bila dirimu sudah tak percaya padaNya lagi, sedangkan dunia juga memujamu sebagai yang agung. Masihkah kau menganggap hidupmu adalah sebagian kecil dari nikmatNya yang dirimu dustai? Antara menjadi kafir atau mati karena hidupmu yang selalu dipermainkan Tuhanmu.

Ketika serangkaian pernyataan seperti itu bersarang di otakmu, dan hanya ada dua pilihan. Kau memenggal kepalamu dengan pisau yang terbuat dari plastik, atau kau berani menjawab dengan hadiah hujaman belati dari bambu di setiap centimeter pori-porimu.

Postingan ini begitu bodoh dan sangat membodohi. Di mana kau menemukan tantangan yang sulit yang juga merupakan salah satu permainan jahil Tuhanmu. Maka, akankah kau bertahan berada di bawahNya, atau kau memberontak dengan menemuiNya di surga bersama seluruh dosa yang menggila.

Bila orang berkata, mendewasakan diri melalui masalah dan carilah problem solve dari dirimu sendiri. Jangan pernah terpaku pada kata orang, ini hidupmu dan takdirmu. Jalani saja karena Tuhan selalu memiliki kuasa atas hambaNya. Dan ketika harapan sudah di depan mata untuk diraih, seketika Tuhan mengayunkan harapan itu menjauh. Apa yang kau rasa? Apa yang kau katakan? Jahat? Kejam? Laknat? Hahaha

Sebenarnya Tuhan hanya bermain dengan kita. Bukankah itu menyenangkan? Menguji makhlukNya yang hina dengan permainan kecil yang hahaha…
Ini yang saya alami dalam waktu semalam. Saya terpenjara dalam penyesalan. Saya terkungkung oleh paradigma bodoh soal kehidupan. Dan ternyata, hidup itu lebih mudah dari pada membalik telapak tangan. Karena kau tahu, hidup sudah diatur Tuhan, segalanya, semuanya. Maka, kenapa kau merasa susah? Bukankah seharusnya kau hanya menjalaninya dengan usahamu saja, dan kenapa kau harus berpikir dua kali untuk menyembahNya? Haha… 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s