Kukira

Ada hati yang tersakiti karena cinta

Ada luka yang tercipta karena takdir

Ada akibat yang ditanggung karena kalap

Ada asam yang berwujud gula karena buta

Aku pula teringat padaNya

di mana aku hanya secuil noda

bertahan di antara belantara noda lainnya

aku masih tetap noda.

Lalu denganNya aku berserah

untuk segala amarah dan hati yang resah

aku panjatkan ribuan do’a dengan isakan dan berdesah

kukira Tuhan tak akan lagi menjadikanku Si Bedebah.

Habis sudah

hilang rasanya resah

Tuhan tahu semuanya

kebohongan sempurna.

Kukira sujudku adalah harga setimpal

daripada titik air mata yang asinnya seperti garam segumpal

tapi semuanya hanyalah sesal

kukira itulah aku yang penuh kesal.

Advertisements

2 thoughts on “Kukira

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s