Sajak Cinta

Aku ingin memelukmu dalam diam

Seperti Tuhan yang menyayangi dalam kelam

 

Aku hendak mencintaimu dalam ramai

Ketika semua riuh, kau membuatku damai

 

Aku selalu merindukan temaram lampu taman

Kala kita bertemu di persimpangan

 

Aku selalu ingin bercanda mesra

Meskipun tak pernah kau suguhkan setitik cinta

 

Tuhan mencintaimu dalam segala rupa

Aku mencintaimu dalam segala masa

 

Selepas ujian praktik Bahasa Indonesia

Teringat, saya masih punya cinta yang belum terselesaikan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s