Lost

Hari ini banyak sekali urusan yang harus kutuntaskan. Mulai dari fotocopy rapor dan legalisir ke sekolah, sampai mengurus surat keterangan yang hilang, lenyap ditelan kelupaan pikiran.

Pertama saya mandi, lalu saya sholat Duha dulu, biar semuanya lancar. Kemudian bersiap menuju sekolah. Sebelum sampai sekolah, saya membelokkan Reddo ke tempat fotocopy di seberang sekolah. Habis itu, saya langsung menuju ke ruang TU. Ketemu Mas Memet, terus ngasih 3 bendel fotocopy rapor. Selesai urusan legalisir, saya langsung bertolak ke Polres Klaten untuk mengurus surat kehilangan guna menerbitkan ‘salinan’ Surat Keterangan Konversi Nilai Rapor guna pendaftaran ulang di UNS 8 hari lagi.

Setelah memarkir Reddo di lahan parkir Polres Klaten, saya menuju customer service untuk menanyakan bagian mana yang berhak mengurus surat kehilangan. CS menjawab dengan ramah dan baik, saya diarahkan ke gedung SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu). Disambut Pak Polisi ber-name tag I. N. Artha saya menceritakan kehilangan surat yang maha penting karena satu lembar itu memuat konversi nilai selama 4 semester langsung. Kemudian Pak Artha menjelaskan akan membuatkan surat kehilangan asal ada buktinya. Kemudian saya kembali ke rumah untuk mengambil foto copy suket ini yang tersisa. Kembali lagi ke Polres dengan hawa dingin seperti di Deles, beserta rintik hujan. Tak menunggu lama, Pak Artha segera membuatkan saya surat kehilangan. Seusai dari Polres, saya kembali ke sekolah untuk membuat suket konversi nilai yang baru atau salinan. Lebih cepat lebih baik.

Sampai di sekolah, saya langsung menuju ke TRRC menemui Bu Tri Suwarni alias Bu TS akrabnya. Sampai di sana, Bu TS melimpahkan urusan saya ke Mas Fandi yang dulunya juga alumni smansa. Mas Fandi ini udah berjasa banget sejak persiapan UNBK sampe ngurusi babagan IT di smansa. Kereen Mas! Balik lagi, Mas Fandi mencetakkan surat keterangan salinan asli. Tak lupa saya ucapkan terima kasih buat Mas Fandi. Lalu saya menuju ke TU lagi, untuk meminta tanda tangan Pak Kawit selaku Kepsek dan cap asli. Well, ternyata nggak ribet asal semua sesuai aturan.

Nah, satu kalimat yang saya dapatkan ketika menunggu surat kehilangan di Polres tepatnya di gedung SPKT yang menghadap langsung Masjid Polres Klaten.

Satu-satunya kehilangan yang tidak membuatku sedih adalah kehilangan dosa. Hera Pangastuti

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s