Senja yang Kutuntaskan

​Senja yang kutuntaskan untukmu

telah melahap matahari

yang rakus membakar kota hari ini

membuat mereka yang jelata semakin menderita

dan awan yang kurang ajar, memilih menaungi mereka yang berada

aku meminta hujan, dan datanglah dia

yang mendung menyingkirkan sombongnya awan

yang titik airnya dirindukan rakyatku

yang anginnya menyibak kebohongan dunia

Kemudian petang tiba bersama seruan menghadapNya

Kusudahi bersua denganmu

Selepas petang pergi, kuhantarkan ayat-ayat penerang rumahmu

Kulantunkan do’a pengampun dosamu

Dan kuiringi seruan percaya akan kebesaranNya 

Kepada yang terbaring memanggul senapan

Surakarta, menjelang Magrib

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s