[Refleksi Part 3]; Menyoal Pangastuti

Kekayaanku adalah

kata-kata

Nominalnya

sebanyak halaman yang kubaca

Harganya, seumur hidup

kuberikan.

Cintaku berwujud senja

Menapak langit, meraba Sang Pencipta

Tulisanku terkadang tak bermakna

seperti kejadian-kejadian kecil kehidupan.

Harganya sedikit

tapi aku senang.

Kekayaanku bukan retorika

tapi dialektika,

Membaca senja lalu berkarya

kesempurnaa setelah tiada

dikenang, lalu berada.

Menyoal diri, pangastuti

kekayaan manis, senja romantis

sekecil pikiran yang kemudian lupa

menolak sakit yang memintanya mati

Menyoal pangastuti,

karya itu candi

dibuat sekali, selamanya abadi.

Dalam:  Refleksi 3 Tahun Sukma Pangastuti

 

Iklan

7 thoughts on “[Refleksi Part 3]; Menyoal Pangastuti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s