Sesat

Di bawah pengaruh

Terbelenggu ruh

Tumbuh, tidak utuh

Sudah kuucapkan pada Tuhan

Dalam setiap aliran darah

Kuingin penunjuk arah
Aku adalah kesesatan, yang kau benarkan. 

Kau adalah lara dalam duka masa lama, 

aku lembar baru penyambung cita.

Meski masih jauh melangkah, 

selama sesat yang kita ciptakan berupa nikmat,

bahkan dosapun aku tanggung.

Surakarta, melangkah dalam kesesatan yang nikmat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s